Beranda HEADLINE Yusril Merasa Partainya Sangat Dirugikan dan Dipermainkan KPU

Yusril Merasa Partainya Sangat Dirugikan dan Dipermainkan KPU

61
BERBAGI

Foto: Istimewa

DKI.KABARDAERAH.COM – Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan KPU Papua yang telah umumkan PBB lolos, tiba-tiba menyerahkan hasil rekap yang menyatakan PBB tidak lolos tanggal 14 Februari, sebelum KPU Pusat mengumumkannya tanggal 17 Februari kemarin. Yusril mensinyalir ada permainan pat gulipat menggagalkan PBB ikut Pemilu melalui KPU Papua dan dibenarkan oleh KPU Pusat.

Yusril mengungkapkan pihaknya telah mengetahui bahwa KPU Papua telah umumkan kepada publik bahwa PBB disana memenuhi syarat tanggal 11 Februari. Namun tanggal 14 Februari, tanpa diketahui PBB Papua, KPU Papua merubah status PBB menjadi tidak lolos dan itulah yang dilaporkan ke KPU Pusat.

Yusril merasa partainya sangat dirugikan dan dipermainkan KPU, sehingga dia bukan saja akan menggugat KPU Papua dan KPU Pusat, tapi juga akan mempidanakan mereka.

“Kami ingin membongkar dugaan bahwa ada konspirasi menggagalkan PBB ikut Pemilu dengan memperalat KPU. Semuanya bukan saja akan kami gugat secara perdata, tapi juga akan kami lawan secara pidana,” tegas Yusril, melalui siaran pers di Jakarta, Minggu (18/2).

Yusril sejak lama merasa bahwa partainya yang dikenal sebagai partai Islam moderat dan nasionalis, selalu dihalang-halangi ikut pemilu oleh kekuatan sekular dan kiri anti Islam.

“Sekuat tenaga kami akan melawan,” ungkap Yusril.

Ia merasa bahwa berbagai elemen ormas Islam, cendekiawan dan Ulama moderat memberikan dukungan kuat agar partai Islam modernis seperti PBB tetap eksis di negara ini.

“PBB tetap kritis dan tidak mudah diombang-ambingkan kekuasaan. Itu mungkin sebabnya kehadiran PBB tidak disenangi oleh kelompok sekular dan kiri anti Islam,” pungkas Yusril.

Penulis: Triyadi Bayu Sakti (Zulfahmi Siregar)